MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN

Malam sering kali dianggap sebagai akhir dari aktivitas—sebuah waktu untuk sekadar memejamkan mata dan beristirahat. Namun, bagi saya, malam adalah ruang transformasi. Di sanalah kedalaman hati dan jiwa bekerja sama, mengukir gundah menjadi melodi kata, dan merangkai sunyi menjadi bait-bait puisi yang berbisik pada keindahan.

Gambar: Dokumen Imaculata


Merangkai Diksi di Malam Sunyi" adalah lebih dari sekadar kumpulan rima; ia adalah jendela jiwa seorang penulis yang bergelut dengan kata-kata melalui lensa yang tak biasa. Buku ini lahir dari keyakinan bahwa mimpi tetap dapat berkilau, bilamana kita memilih untuk bangkit di balik tirai dengan usaha yang nyata. Apalagi harus bergelut dengan sakit epilepsi yang sudah ada sejak tahun 2010 hingga sekarang.

Melalui buku ini, saya ingin berbagi inspirasi bagi siapa pun yang sedang mencari kekuatan di tengah keterbatasan dan menemukan keindahan di dalam kesunyian. Ini adalah sebuah pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melukiskan jejak di semesta aksara.

Gambar Cover Depan

Informasi Lengkap Buku

  • Judul Buku: Merangkai Diksi di Malam Sunyi
  • Penulis: Imaculata Budi Setyawati, S.M.
  • Kategori: Antologi Puisi
  • Jumlah Halaman: 232 halaman
  • Dimensi: 14 x 20 cm
  • Nomor ISBN
    1. ISBN:978-634-229-324-9 (Cetak)
    2. E-ISBN:978-634-229-326-3 (PDF)
  • Tahun Terbit: 2025
  • Editor: R. Fitria Harini
  • Desain & Penata Letak :Meditation Art
  • Penerbit: Jejak Publisher
Gambar: Cover Belakang


Mengapa Buku Ini Begitu Istimewa?

  • Buku ini hadir bukan hanya untuk dibaca, melainkan untuk dirasakan. Berikut adalah alasan mengapa "Merangkai Diksi di Malam Sunyi" layak menjadi koleksi Anda:
  •  Suara dari Balik Tirai Pejuang: Karya ini lahir dari tangan seorang #perempuanepilepsi. Di setiap baitnya, tersirat perjuangan untuk tetap berdaya dan berkarya meski harus berhadapan dengan tantangan kesehatan yang luar biasa. Membeli buku ini berarti Anda mendukung semangat ketangguhan seorang pejuang.
  • Transformasi Malam Menjadi Energi: Penulis membuktikan bahwa malam bukan hanya tentang beristirahat, melainkan momen untuk memperkuat diri dalam menghadapi cobaan. Kegundahan diubah menjadi melodi, dan sunyi diubah menjadi puisi.
  • Terapi dan Sahabat bagi Hati: Dengan diksi yang sederhana namun penuh makna, buku ini menjadi "pelukan" bagi mereka yang sedang mencari kekuatan di tengah keterbatasan. Ia adalah teman kontemplasi yang sempurna di saat-saat sepi.
  • Simbol Kebangkitan: Ini adalah sebuah perayaan keistimewaan melalui aksara. Sebuah pembuktian bahwa keterbatasan fisik atau situasi bukanlah penghalang untuk melukiskan jejak indah di semesta kata.
Gambar: Pembatas Buku 

Bagaimana cara membelinya?

Link Shopee:
https://id.shp.ee/soMvuEM
Link Tokopedia:
https://www.tokopedia.com/jejakpublisher/jejak-publisher-buku-merangkai-diksi-di-malam-sunyi-1733806848525698841
Link Tiktok Shop:
https://shop id.tokopedia.com/view/product/1733806848525698841
Link Bio Buku :
https://tokobukujejak.com/detail/merangkai-diksi-di-malam-sunyi-OHCZL.html

Sinopsis Buku

Merangkai Diksi di Malam Sunyi adalah jendela jiwa seorang penulis yang bergelut dengan kata bertaburan rima melalui lensa yang tak biasa. Lebih dari sekadar catatan pribadi,  puisi ini adalah inspirasi bagi siapa pun yang mencari kekuatan di tengah keterbatasan dan keindahan dalam kesunyian. Mimpi dapat berkilau, bilamana kita bangkit di balik tirai dengan usaha. 

Melukis kata demi kata menjadi kalimat tanpa batas menuju jiwa yang membara. Puisi semangat untuk memaknai malam bukan hanya beristirahat, melainkan sebagai kedalaman hati dan jiwa bekerja sama untuk kuat menghadapi cobaan tak terhiraukan. Melalui diksi yang sederhana namun penuh makna. 

Malam  adalah waktu istirahat, di tangannya bertransformasi menjadi ruang untuk mengukir gundah menjadi melodi kata, merangkai sunyi menjadi puisi yang berbisik pada keindahan tema.
Ditujukan hangat kepada teman-teman sebagai wawasan, semangat, dan hiburan. "Merangkai Diksi di Malam Sunyi" perayaan keistimewaan melalui aksara, sebuah bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melukiskan jejak di semesta kata.

Jangan Lewatkan Kesempatan untuk memiliki dan menyelami bagaimana malam bisa menjadi karya yang luar biasa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?