BEDA TEMPAT SATU RAGA ITU CINTA

      Pada suatu hari di hidupku terjadi musibah yang membuat ku sedih. Musibah ini merupakan hal yang wajar karena semua akan kembali kepada Nya. Aku dan kamu harus terpisah antara kehidupan di dunia dan akhirat. Saat ini aku masih berziarah di dunia sebagai manusia yang memiliki nafas kehidupan. Sementara engkau telah pergi meninggalkan kehidupan.

      Kehidupan mulai merasa sepi sebab engkau pergi menghadap Tuhan. Aku masih berkarya hanya bisa berdoa agar engkau mau menunggu ku hingga kita bisa berkumpul di dunia Nya. Aku yakin dan percaya engkau setia. Saat ini aku hanya bisa melihat kenangan kenangan terindah disaat kita muda apalagi ketika engkau memelukku dengan erat dan mencium kening ku dengan kehangatan.

      Semakin lama pelukan mu membuatku semakin sadar bahwa engkau setia dan mau menunggu ku walau aku tak tahu kapan kita bisa bersatu kembali  bersama. Semua ini merupakan rahasia Ilahi yang tak mungkin dapat di mengerti. Semua sudah aku pasrahkan kepada sang Maha Kuasa dan aku yakin doa - doa ku dapat di dengar Nya  dan meneruskan pesanku kepada mu pujaan hati. Walau kita berbeda tempat secara fisik tetapi hati kita selalu sama satu raga yaitu cinta.

 

*Cerita Pentigraf karya Imaculata Budi Setyawati

Terinspirasi dari kisah nyata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?

MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN