KASIH SAYANG DENGAN DOA LEBIH KUAT DARI KATA CINTA


Siapa yang tidak mengerti cinta ? cinta merupakan lambang akan kesetian kita dengan seseorang dimana saatnya kita lebih mengenal secara dalam apa yang ada dalam jiwa dan raga nya. Namun bagiku cinta tidaklah kuat bilamana di gambarkan dengan ke-egoisan, kemarahan,ketidak jujuran serta perbuatan yang menyiksa hati paling terdalam. Bilamana ada cinta belum tentu adanya kasih sayang. Mengapa demikian ?

Bagiku banyak cinta yang di ungkapkan namun masih belum tulus dan membuat semua hancur maka disitulah cinta harus di uji dengan rasa kasih sayang.

Kasih sayang sendiri didapatkan dari cinta yang tulus tanpa perlunya sandiwara,wajah di balik topeng,serta rasa sayang yang tidak berlebihan melainkan dengan keseriusan dan adanya tanggung jawab bila menjalin hubungan dan tidak menyakiti hati ter dalam.


 

Hari ini kasih sayang itu datang dimana selama ini mungkin diriku yang terlalu kaku, egois dan belum sadar akan kehidupan bisa bertemu dengan group dimana banyak orang mendoakan diriku agar bisa sembuh. Sebab sudah 11 tahun diriku harus menelan pahitnya hidup, obat dan infus serta suntikan bilamana harus berbaring lemah.

Terima kasih Tuhan, bilamana hari ini diriku tidak bertemu dengan group tersebut mungkin jiwa dan raga ku sudah bersama Mu. Tak ku percaya diriku bisa menjalankan sesuai dengan apa yang di tunjukkan oleh Kuasa Roh kudus Mu. Semakin lama diriku yakin dan percaya bilamana kita jatuh maka disitu  lah kita di uji akan iman dan masih dalam kemampuan kita. Sebab Tuhan tidak menguji melebihi dari kemampuan kita sendiri. Tangan dan kaki sebagai penompang kehidupan kita sehingga diriku bisa bangkit.

“ Masih ada Tuhan, Masih ada kuasa tanpa batas sebab Dia pencipta hidup ini”

Semoga dengan ini diriku bisa mengingat akan kejadian yang tak mungkin terlupakan.

Memimpin doa penutup di forum KMKI dengan tambahan berkat Rm. Hironimus Nitasae, Pr.     ( Moderator  KMK keuskupan Agung Kupang ).

Semoga semua harapan, intensi dalam doa kita di kabulkan oleh Maha Kuasa Tuhan kita. Yesus Kristus. Amin. Salam IBS.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?

MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN