KETEGARAN DALAM HIDUP
Banyak
orang berpikir bahwa orang yang sempurna
ketika kondisi badan terlihat baik dan tidak berkekurangan apapun. Namun
pengertian ini salah bagi seorang remaja putri muda yang melanjutkan studi nya
sebagai mahasiswi. Dia beranggapan bahwa semua tidak di lihat secara fisik,
melainkan dari , kondisi, pikiran dan
tenaga. Hal ini di sampaikan melalui tulisan yang di buat. Sebab, sudah sepuluh
tahun dia terkena sakit yang serius. Banyak dokter yang melakukan pemeriksaan
terhadap dirinya. Tetapi semua tidak menunjukkan hasil yang memuaskan bagi dia
beserta keluarga.
Sudah
banyak hal yang dilakukan seperti pemeriksaan dokter secara medis dan non medis
“ obat tradional “ , tetapi hasil tetap sama. Setelah menginjak umur mulai ke 20
tahun, Dia mulai berpikir dan mencoba mencari jalan sendiri “ Bagaimana cara nya agar aku dapat sembuh ? “.
Bagi semua dokter, sakit yang di derita merupakan sakit yang secara medis tidak
membutuhkan waktu yang lama, paling lama adalah tiga sampai lima tahun. Jam
terus berdetak, semakin cepat jalan nya maka semakin cepat hari hinga bulan
telah berlalu. Tidak terasa sudah bulan ke Sembilan sebelum akhir tahun.
Beberapa
hari belakangan ini, Dia merasakan hal
yang aneh seperti bisikan bahwa arah
untuk kematian nya semakin dekat. Banyak orang beranggapan hal ini salah dan
tidak pantas di utarakan. Namun bagi nya, bila tidak di utarakan atau di simpan
dalam hati terlalu lama membuat dia terasa berbeban berat. Sebab dia pernah
mendengar “ Apapun yang terjadi di dalam diri mu, bisa menjadi nyata “. Tetapi aku masih percaya bahwa “ Muzijat itu Nyata “. Setiap hari dia
mencoba untuk merenungkan dan menjernihkan pikiran nya dengan menulis sebagai
hobby ke dua setelah berniaga.
Tuhan
yang memberikan semua ini, maka Ia sudah memperhitungkan kemampuan kita. Aku
mulai berpikir seandainya tantangan ini di alami oleh orang lain, belum tentu
ia bisa bertahan dan melewati semua ini. Maka dari ini semua aku mulai
bersyukur. Sebab, Tuhan memberikan aku
tantangan yang hebat selama ku hidup.
Walau
berbeban berat, merasakan hal yang aneh dan kadang merasa malu atau minder
kepada teman-teman karena bisa melakukan hal dia inginkan secara sempurna,
tetapi semua itu tidak membuatnya patah semangat. Hingga dia mampu melewati studi
nya ke jenjang perguruan tinggi , membuat dia merasa senang dan bahagia. Cita-cita
yang ingin di wujudkan yaitu bisa melanjutkan studi lebih tinggi lagi ( S2 ) dan menjadi orang sukses yang dapat
membantu banyak orang dengan hasil yang di terima dari bekerja keras.
Semua
cerita ini merupakan hal nyata yang dia alami. Semoga dengan hadir nya cerita ini membuat
hati nya senang sebelum pergi ke tempat yang jauh antara langit dan bumi. Salam
IBS.
impian yang khayal bisa terjadi akibat kelemahannya di berbahasa inggris dan tuntutan untuk ( tugas akhir kuliah pengerjaan seperti skripsi namun berbeda bahasa yaitu bahasa inggris )
BalasHapus