KU YAKIN INI HANYA SESAAT


“ Datanglah segera wahai sinar terangku kini,  datanglah ku nanti hadirmu sinari hadirku, pergilah engkau kegelapan “

Ketika kegelapan hadir ditengah kehidupan serasa dunia tak ada artinya. Tetapi semua ini hanyalah sesaat percayalah bahwa “ tak ada yang abadi “. Semua cahaya akan terus bersinar bilamana kita yakin bahwa Tuhan telah memberikan jalan Nya yang terbaik untuk kita dengan memberikan tantangan untuk umatnya tidak melebihi kemampuan. Hanyalah Tuhan yang tahu apa arti dan maksud semua kehidupan yang kita alami. Semua misteri Ilahi dan tak ada yang dapat menebak atau memprediksi kapan akan berakhir.

Ku yakin bilamana tugas kita sebagai manusia telah usai, pasti Tuhan akan mengambil diri kita kembali kedalam Roh Kudus yang suci di sebelah tangan kanan Nya.  “ Tuhan,  diriku tak tahu apa arti hidup ini, segala sedih, bahagia, dan apapun yang Engkau berikan telah ku syukuri dan nikmati dimana diriku masih bisa bernafas. Mungkin terkesan aneh atau apapun itu yang membuat orang yang membaca tak ingin melanjutkan. Tetapi semua ini ku tuliskan sebagai kenangan akan syukur ku kepada Mu”.

Tak ada yang bisa memberikan kebahagian lebih baik selain diri- Mu. Kegelapan ini sebenarnya meresahkan diri dan terasa duka namun ku bersyukur Engkau kuatkan dengan obat walaupun nantinya akan menimbulkan efek samping yang membuat ku terkejut sebagai seorang perawan. “ Ku nanti diri Mu dan ku mohon pergilah engkau  kegelapan “. Sebab datangnya dirimu membuat ku resah dan duka akan kehidupan.

Tak ada yang bisa ku lakukan selain menunggu “ waktu Tuhan pasti yang terbaik “ dan semua ini ku tuliskan dengan tujuan bilamana ada yang membaca mohon akan pegampunan dari kesalahan diriku yang ku buat sengaja ataupun tidak sengaja. Semoga dengan ini juga  “ sinar terang akan tiba menerangi jiwa raga dan membuat ku bahagia walau tak dapat melihat matahari terbit “.

Demikian cerita singkat yang ku alami, ku tulis dengan mendengarkan lagu dari alm. Chrisye yang selalu membuatku semangat “ Datanglah “. Salam IBS. Inilah isi hatiku di dini hari  ( 25 November 2021 ) diriku mengalami kesakitan dan kesaksian melihat ini hanyalah sementara.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?

MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN