AROMA CANGKIR YANG BERBEDA
Dokumentasi: Imaculata Budi Setyawati bantuan AI Dari gambar ini, bisa di lihat bahwa Shanti bekerja di Toko Bangunan dan Maya sebagai Karyawan Pagi itu, Maya melihat layar ponsel menyala sejak pukul tujuh pagi, menampilkan rentetan pesan dari Shanti. Dengan menatap tiga butir kapsul di telapak tangannya, Maya serasa hari ini tubuhnya sedang tidak bersahabat. Tekanan darahnya sering merosot, dan maag kronisnya sempat membuat ia terbaring di bangsal rumah sakit bulan lalu. Dokter berpesan dengan sangat tegas: makan tepat waktu, tiga kali sehari, porsi sedang, dan jangan biarkan lambung kosong karena ada obat dosis besar yang harus masuk setiap harinya. Selain memikirkan kesehatannya, Maya juga sedang mempersiapkan laporan kerja yang banyak dan harus dikerjakan sesuai deadline atasan. Hal ini membuatnya capek dan sering sakit. Saat Maya hendak meneguk air putih, Sebuah pesan masuk dari sahabat lamanya, Shanti. “Hai Maya, apa kabar?” Maya tersenyum, meletakkan cangkirnya, l...