PENGERTIAN HOLDING COMPANY

1. Suatu perusahaan yang merupakan perusahaan utama yang memimpin beberapa perusahaan yang terkumpul dalam satu grup perusahaan.

2. Perusahaan induk yang mempunyai saham perusahaan anak atau yang memiliki peran sebagai pemegang saham.

Ciri-Ciri Holding Company

  • Mempunyai induk perusahaan yakni holding company itu sendiri
  • Mempunyai anak perusahaan yakni badan-badan usaha yang dibawahinya.
  • Memberikan pengelolaan bisnis yang ada pada manajemen terpisah
  • Menjadi pengendali seluruh jalannya proses usaha di setiap badan usaha yang sudah dikuasai sahamnya
  • Kekayaan yang didapat dari saham-sahamnya yang di badan usaha akan dikuasai.

Tujuan Holding Company

Holding company yang fungsinya menjadi perusahaan induk yang mempunyai peranan dalam perencanaan, pengkoordinasian, pengkonsolidasikan, pengembangan dan juga pengendalian yang tujuan nya untuk pengoptimalan kinerja perusahaan secara menyeluruh, termasuk anak perusahaan dan juga afiliasi-afiliasinya.

Contoh Holding Company Di Indonesia 

holding company di indonesia

  1. PT. Pupuk Indonesia Holding Company
  2. PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
  3. PT. Medco Energi Internasional Tbk.
  4. PT. Indonesia Aluminium (Inalum)
  5. PT. Bumi Resources Tbk.
  6. PT. Danareksa
  7. Hutama Karya
  8. Astra Internasional
  9. Krakatau Steel
  10. Japfa
  11. Salim Group
  12. Maspion

Proses Pembentukan Holding Company

ProsesResidu
Pada proses residu, perusahaan asal di pecah sesuai dengan sektor usaha sendiri-sendiri. Perusahaan yang dipecah itu kemudian akan menjadi perusahaan yang mandiri, dan sisanya (residu) dari perusahaan asal akan dikonversi menjadi perusahaan holding dan tetap mengendalikan saham di perusahaan pecahan tersebut.

ProsedurPenuh
Berbeda dengan proses residu, prosedur penuh dijalankan apabila tidak terlalu banyak pemandiran atau pemecahan perusahana, tetapi masih dalam kepemilikian yang sama atau berkaitan saling terpencar-pencar setiap masing-masing perusahaan dan tanpa terkonsentrasi dalam suatu perusahaan holding.

Prosedur Terprogram
Di proses ini, pembuatan perusahaan holding terencana di awal memulai (start) bisnis. Karena itu, perusahaan pertama yang berdiri dalam grupnya adalah perusahaan holding.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

1. Segi Pengendalian Perusahaan

Holding company dapat menguasai dan mengendalikan suatu perusahaan jika memiliki saham perusahaan tersebut sebanyak 20% – 50%.

2. Segi Operasional Perusahaan

Secara hukum, proses operasional holding company dengan anak perusahaan dilakukan secara terpisah. Dengan begitu, jika suatu anak perusahaan mengalami kegagalan maka hal ini dapat ditutupi dengan keberhasilan anak perusahaan lainnya. Namun, secara keseluruhan perusahaan induk memiliki tanggung jawab terhadap anak perusahaannya.

3. Segi Pemisahaan Secara Hukum

Dari sisi pemisahan secara hukum antar perusahaan, maka beberapa perusahaan yang sejenis dapat dibentuk dalam satu Holding Company. Contoh, perusahaan asuransi, bank, dan lembaga keuangan lainnya

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?