MENGENAL PUISI AKROSTIK

A. Arti Puisi Akrostik

Kata Akrostik berasal dari bahasa Prancis (acrostiche) dan Yunani (acrostichis), yang berarti sebuah sajak (kata lain dari puisi) yang huruf awal baris-barisnya menyusun sebuah kata atau beberapa kata apabila dibaca secara vertikal dari atas ke bawah.

Secara singkat, puisi akrostik adalah puisi yang huruf pembentuk judul/katanya dijabarkan menjadi kata-kata atau kalimat.

Catatan Penting: Tidak ada ketentuan kaku dalam pembuatan puisi akrostik. Pola rima dan jumlah larik bersifat fleksibel serta dapat bervariasi sesuai dengan kata yang ingin dibentuk.

Jenis dan Varian Pola Puisi Akrostik

Berikut adalah berbagai varian pola penulisan puisi akrostik yang bisa Anda gunakan:

1. Akrostik (Kata)

Fokus menjabarkan satu huruf awal menjadi satu kata.

  • Contoh:

    CINTA

    C erita

    I ndah

    N an

    T iada

    A khir

2. Akrostik (Larik)

Fokus menjabarkan satu huruf awal menjadi satu larik/baris puisi.

  • Contoh:

    CINTA

    C erita kita takkan pernah terlupa

    I ndahnya begitu terasa

    N antikan sebuah cita

    T erjadi dalam hidup kita

    A badi untuk selamanya

3. Akrostik (Bait)

Fokus menjabarkan satu huruf awal menjadi satu bait utuh puisi.

  • Contoh:

    CINTA

    C aramu memandangku tiada biasa, seperti ada sebuah rasa, tidak seperti kau memandang yang lainnya, apakah itu cinta?

    I ngin kubertanya pada dirimu, namun aku malu, lidahku terasa kelu, setiap kali aku memandangmu.

    N uraniku semakin terusik, seakan ia berbisik, dia itu amat cantik, tutur katanya lembut dan asyik, apakah kau tiada tertarik?

    T etapi aku masih saja diam membisu, tak kuasa mengatakan isi hatiku, tentang rasaku padamu.

    A kankah hal ini terus begini, abaikan signal cinta di hati, aku harus sanggup mengatakannya, agar aku tak menyesal nanti.

4. Double Akrostik (Awal dan Akhir Sama)

Susunan vertikal ke bawah di mana huruf awal dan huruf akhir larik sama-sama membentuk kata/judul yang sama.

  • Skema Pola (Judul: KOPI):

    K . . . . . . . . . . K

    O . . . . . . . . . . O

    P . . . . . . . . . . P

    I . . . . . . . . . . I

5. Akrostik Telestich (Double Silang)

Menyusun akrostik secara bersilang: huruf kiri dari atas ke bawah, sedangkan huruf kanan dibaca dari bawah ke atas.

  • Skema Pola (Judul: KOPI):

    K . . . . . . . . . . I

    O . . . . . . . . . . P

    P . . . . . . . . . . O

    I . . . . . . . . . . K

6. Akrostik Terbalik

Menyusun huruf akrostik dari bawah ke atas.

  • Contoh (Judul: KOPI / IPOK):

    I ngin dinikmati kapan saja

    P embangkit semangat asa

    O riginal rasa khasnya

    K ental dan harum wanginya

7. Akrostik Tengah

Posisi huruf akrostik terletak di tengah-tengah larik. Biasanya diberi tanda kurung ( ) pada huruf yang dimaksud untuk memudahkan pembaca mengenali pola akrostiknya.

  • Contoh (Judul: KOPI):

    Pahit rasanya (k)opi

    Biar pahit (o)rang suka

    Walau (p)ahit nikmat rasanya

    Nah (i)tulah tentang kopi

8. Akrostik Kombinasi

Puisi akrostik yang dipadukan dengan pola atau jenis puisi lain (misalnya dikombinasikan dengan Putibar, Patidusa, dll.).

  • Contoh (Kombinasi Akrostik – Putibar):

    KAU

    K autikam ulu hatiku dengan kerling manjamu

    A saku melambung menembus batas nalar

    U lurkan tangan berharap jabat lebih dari sahabat

Contoh Karya Puisi Akrostik

Berikut adalah contoh lengkap puisi akrostik 

LITERASI

L ewat sebuah pena

I ngin kugoreskan sebuah aksara

T entang rasa ini yang telah bersemayam lama

E ntah sampai kapan aku dapat memendamnya

R asa yang terus tumbuh di dalam dada

A kankah Tuhan mau menyatukan kita berdua?

S emoga saja

I ni sebuah impian untuk bisa bersama

Sesi Tanya Jawab 

Bagaimana jika kita kesulitan menentukan kata awal yang tepat sesuai huruf akrostik yang telah ditentukan? Apakah ada sarannya?

A: Jika kesulitan, Kakak bisa mencari referensi kosakata di Google atau kamus sinonim. Di sana terdapat banyak pilihan kata beserta maknanya, sehingga kita tinggal memilih mana yang paling sesuai dengan tema puisi.

2  Untuk akrostik kata, apakah kosakata dari baris pertama sampai terakhir harus saling terikat makna atau boleh berbeda makna?

A: Alangkah baiknya jika tetap saling terikat makna. Hal tersebut akan membuat pesan puisi tersampaikan dengan lebih utuh dan indah kepada pembaca.

Berapa kata batasannya dalam tiap bait puisi akrostik? Dan untuk Akrostik Tengah, apakah hurufnya memang harus diberi tanda kurung?

A: Jumlah kata bebas dan tergantung jenis akrostik yang ingin dibuat. Untuk Akrostik Tengah, penggunaan tanda kurung memang disarankan agar pembaca dapat dengan jelas mengenali susunan akrostiknya.

Pada Akrostik Tengah, apakah penempatan huruf perwakilan kata bebas ditaruh di kata keberapa saja?

A: Posisi hurufnya cukup bebas, namun pemilihan diksi dan huruf harus tetap tepat sasaran. Pemilihan diksi sangat penting agar keutuhan dan keindahan isi puisi tetap terjaga.

5. Untuk Akrostik Bait, apakah ada batasan kalimat/baris dalam satu baitnya?

A:Tidak ada batasan kaku mengenai jumlah kalimat/barisnya. Fokus utamanya adalah bagaimana menjabarkan satu huruf tersebut menjadi satu kesatuan bait puisi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MERANGKAI DIKSI DI MALAM SUNYI : MELUKIS JEJAK DI BALIK TIRAI KETERBATASAN

TERJEBAK DALAM PERGEMULUTAN HIDUP?

LARIK WAKTU : LEBIH DARI SEKEDAR PUISI